Melihat sebuah peluang memang tidak lah mudah apalagi di dunia yang sedang berkembang dengan pesat,untuk melihat peluang usaha sangat lah sulit,di tambah lagi persaingan yang ketat. Seiring berkembang nya zaman banyak sekali arus urbanisasi yang tak ter bendung,semakin bertambah tahun semakin banyak pula jumlah urban ke kota kota besar, yang konon menjanjikan penghidupan yang lebih baik dan apa dampak dari semua itu,desa akan semakin sepi ditinggal pemuda dan pemudi sebagai penerus adat budaya di desa ,maka akan berdampak pada sektor pekerjaan di desa tersebut akan sulit sekali mencari pekerja pekerja muda, banyak sekali pekerjaan di sawah yang tak terpenuhi oleh para petani karena di tinggal oleh yang muda muda pergi ke kota.
Sebagai contoh yang sederhana di daerah saya, yang sebenar nya sebagian besar adalah pertanian atau bercocok tanam sehingga banyak pemilik ladang dan sawah, mereka kekurangan untuk mencari pekerja di sawah dan ladang meraka,dahulu tahun 90an ,pada waktu habis subuh banyak sekali orang yang datang dari berbagai desa tetangga yang mencari pekerjaan ,mereka datang ber bondong bondong,hilir mudik untuk menggarap ladang dan sawah,hampir sama prinsip nya dengan urbannisasi hanya saja meraka berangkat pagi pagi buta menuju kantong kantong yang menyediakan pekerjaan dan sore hari nya mereka pulang.Sehingga pagi dan sore bertambah semarak dengan kedatangan dan kepergian mereka.
Apabila mereka dari daerah yang cukup jauh maka menginap di rumah kosong atau di teras rumah orang untuk beberapa hari istilah nya "kurung".,setelah pekerjaan selesai mereka baru pulang.
Apabila musim panen padi tiba akan bertambah semarak lagi,mereka datang bukan sendiri ada yang datang bersama istri dan anak mereka.,dengan istilah 'lajo" dan sekarang semua itu hampir punah, tradisi yang mulai terlupakan oleh generasi zaman sekarang.
Kenapa hampir punah karena banyak nya yang pergi ke kota kota besar untuk merantau dengan harapan akan meraih penghidupan yang lebih baik,sungguh tragis melihat semua itu,coba lihat dan rasakan sendiri sekarang sangat sulit menemukan petani yang masih muda kebanyakan dari meraka adalah sudah berumur lanjut.
kalau toh ada petani masih muda itu hanya sebatas anak dari pemilik sawah untuk membantu pekerjaan bapak mereka di sawah,kalau toh ada petani masih muda itu pun yang menggarap secara profesional dan modern seperti agro bisnis,seperti petani pepaya california,petani buah naga,petani pisang emas dan masih banyak yang lainya.
Itu semua bukan hanya membutuhkan modal yang besar akan tetapi memerlukan pengetahuan di bidang tersebut dan mempunyai rantai pemasaran yang cukup mumpuni dan itu semua tidak dapat di lakukan oleh petani tradisional.Dan yang paling penting adalah hasil nya sangat memuaskan,mulai dari hasil panen nya yang ber nilai ekonimis tinggi,hingga perawatan nya yang cukup mudah dan masih banyak yang menjadi pertimbangan meraka hingga mau terjun di dunia agro bisnis.
Apakah tidak ada potensi di desa untuk di kembangkan dan kemudian dapat menciptakan lapangan pekerjaan,sulit sekali jika mengandal kan sektor pertanian.
Dan lucu nya itu terjadi di hanya di sektor pertanian saja menurut penglihatan saya,kenapa karena pekerjaan di sektor pertanian di tuntut untuk kerja keras dengan upah yang masih minim.
Sedangkan untuk nelayan masih banyak anak muda terjun kelaut untuk mencari ikan,inti nya masih banyak yang bersedia bekerja di bidang ini,kenapa karena upah yang di berikan itu lumayan besar dan dapat mencukupi kebutuhan mereka.
Yang jelas saat ini petani banyak membutuhkan banyak tenaga kerja,sebenar nya masalah nya cukup komplek karena berkaitan dengan upah meraka,jika mereka di bayar dengan upah yang mencukupi tentunya otomatis dengan sendiri nya banyak yang akan datang mencari pekerjaan,lah untuk petani sendiri jika hasil panen nya jeblog alias harga jual nya rendah tentu nya tidak dapat membayar upah pekerja dengan harga yang tinggi,mirip dengan buah simalakama.
Itulah sebabnya mereka lebih memilih urban ke kota besar karena ada banyak pekerjaan dan dengan upah yang lumayan besar dan tentunya lebih ringan dan lebih bersih tidak ber kotor kotoran.
Peluang usaha bidang pertanian apakah termasuk bidang yang sulit di jamah.tentu saja tidak sekarang malah sedang gencar gencar nya usaha di bidang agro bisnis dengan kata lain peluang usaha di bidang agro bisnis sedang naik daun.
Setelah bercerita panjang lebar tentang peluang usaha di bidang pertanian apakah ada Peluang usaha lewat dunia maya ,tentu saja banyak untuk bidang yang satu ini bahkan sedang boming,konon banyak yang bilang cara cepat untuk menjadi kaya adalah lewat dunia internet atau dunia maya,entah benar entah salah terserah anda.
Lalu bagaimana dengan peluang yang musiman seperti usaha pada pasar malam bisa juga seperti jualan pada bulan puasa,bisa juga pada musim panen,pada kota kota besar awal bulan puasa merupakan ladang untuk pedagang kaki lima untuk meraup untung,entah yang jualan makanan dan minuman,entah itu yang berjualan perlengkapan sholat sampai pakaian baru untuk meyambut hari raya idul fitri,itu merupakan peluang yang amat di nanti nanti.Untuk peluang ini juga cukup lama waktu nya yaitu hingga 1 bulan penuh.
2. Pasar metikan
Untuk musim panen merupakan tradisi yang telah lama terjadi biasany di kenal dengan istilah "metikan" semacam pasar malam untuk menandai bahwa awal dari panen tebu dan juga merupakan bentuk syukuran kepada sang pencipta bahwa telah tiba masa panen ,tentu setelah prosesi dan ritual religi selesai di laksanakan.Peluang ini juga memakan waktu yang cukup lama biasa nya hingga 1 bulan penuh,hanya saja tempat nya yang tidak berubah yaitu di sekitar pabrik penggilingan tebu. Apakah anda berminat untuk mengambil stand disini.
3. Pasar malam
Kemudian bagaimana dengan pasar malam disitu bukan hanya tempat orang berjualan makanan dan minuman akan tetapi lebih dari itu ada juga semacam hiburan mulai dari komidi putar sirkus dan masih banyak keseruan yang lainya,Itu juga merupakan tempat hiburan buat anak anak juga orang dewasa.Anda mungkin juga tertarik untuk mengambil stand disini,untuk waktu biasa nya cukup lama hingga 1 bulanan,hanya saja tempat nya berpindah pindah.
Untuk skala besar pasar malam seperti ini yaitu jakarta fair.
Dari peluang pasar di atas rata mempunyai jumlah pengunjung cukup banyak,hanya satu yang mempunyai nilai kebutuhan pokok yaitu pasar bulan puasa,di situ banyak yang membutuhkan kebutuhan untuk berbuka puasa,hingga kebutuhan untuk perlengkapan alat sholat hingga kebutuhan pakaian baru untuk merayakan hari raya.
Tinggal anda jeli saja untuk melihat peluang mana yang paling bagus untuk anda masuk di dalam nya,itu semua terdapat bukan di perkotaan melainkan di desa desa mempunayai peluang yang sama.
Jika di desa desa banyak peluang usaha tentu nya banyak sekali yang enggan pergi merantau ke kota besar,maka harus di buat banyak terobosan untuk menarik mereka kembali ke desa.
Sebagai contoh yang sederhana di daerah saya, yang sebenar nya sebagian besar adalah pertanian atau bercocok tanam sehingga banyak pemilik ladang dan sawah, mereka kekurangan untuk mencari pekerja di sawah dan ladang meraka,dahulu tahun 90an ,pada waktu habis subuh banyak sekali orang yang datang dari berbagai desa tetangga yang mencari pekerjaan ,mereka datang ber bondong bondong,hilir mudik untuk menggarap ladang dan sawah,hampir sama prinsip nya dengan urbannisasi hanya saja meraka berangkat pagi pagi buta menuju kantong kantong yang menyediakan pekerjaan dan sore hari nya mereka pulang.Sehingga pagi dan sore bertambah semarak dengan kedatangan dan kepergian mereka.
Apabila mereka dari daerah yang cukup jauh maka menginap di rumah kosong atau di teras rumah orang untuk beberapa hari istilah nya "kurung".,setelah pekerjaan selesai mereka baru pulang.
Apabila musim panen padi tiba akan bertambah semarak lagi,mereka datang bukan sendiri ada yang datang bersama istri dan anak mereka.,dengan istilah 'lajo" dan sekarang semua itu hampir punah, tradisi yang mulai terlupakan oleh generasi zaman sekarang.
Kenapa hampir punah karena banyak nya yang pergi ke kota kota besar untuk merantau dengan harapan akan meraih penghidupan yang lebih baik,sungguh tragis melihat semua itu,coba lihat dan rasakan sendiri sekarang sangat sulit menemukan petani yang masih muda kebanyakan dari meraka adalah sudah berumur lanjut.
kalau toh ada petani masih muda itu hanya sebatas anak dari pemilik sawah untuk membantu pekerjaan bapak mereka di sawah,kalau toh ada petani masih muda itu pun yang menggarap secara profesional dan modern seperti agro bisnis,seperti petani pepaya california,petani buah naga,petani pisang emas dan masih banyak yang lainya.
Itu semua bukan hanya membutuhkan modal yang besar akan tetapi memerlukan pengetahuan di bidang tersebut dan mempunyai rantai pemasaran yang cukup mumpuni dan itu semua tidak dapat di lakukan oleh petani tradisional.Dan yang paling penting adalah hasil nya sangat memuaskan,mulai dari hasil panen nya yang ber nilai ekonimis tinggi,hingga perawatan nya yang cukup mudah dan masih banyak yang menjadi pertimbangan meraka hingga mau terjun di dunia agro bisnis.
Apakah tidak ada potensi di desa untuk di kembangkan dan kemudian dapat menciptakan lapangan pekerjaan,sulit sekali jika mengandal kan sektor pertanian.
Dan lucu nya itu terjadi di hanya di sektor pertanian saja menurut penglihatan saya,kenapa karena pekerjaan di sektor pertanian di tuntut untuk kerja keras dengan upah yang masih minim.
Sedangkan untuk nelayan masih banyak anak muda terjun kelaut untuk mencari ikan,inti nya masih banyak yang bersedia bekerja di bidang ini,kenapa karena upah yang di berikan itu lumayan besar dan dapat mencukupi kebutuhan mereka.
Yang jelas saat ini petani banyak membutuhkan banyak tenaga kerja,sebenar nya masalah nya cukup komplek karena berkaitan dengan upah meraka,jika mereka di bayar dengan upah yang mencukupi tentunya otomatis dengan sendiri nya banyak yang akan datang mencari pekerjaan,lah untuk petani sendiri jika hasil panen nya jeblog alias harga jual nya rendah tentu nya tidak dapat membayar upah pekerja dengan harga yang tinggi,mirip dengan buah simalakama.
Itulah sebabnya mereka lebih memilih urban ke kota besar karena ada banyak pekerjaan dan dengan upah yang lumayan besar dan tentunya lebih ringan dan lebih bersih tidak ber kotor kotoran.
Peluang usaha bidang pertanian apakah termasuk bidang yang sulit di jamah.tentu saja tidak sekarang malah sedang gencar gencar nya usaha di bidang agro bisnis dengan kata lain peluang usaha di bidang agro bisnis sedang naik daun.
Setelah bercerita panjang lebar tentang peluang usaha di bidang pertanian apakah ada Peluang usaha lewat dunia maya ,tentu saja banyak untuk bidang yang satu ini bahkan sedang boming,konon banyak yang bilang cara cepat untuk menjadi kaya adalah lewat dunia internet atau dunia maya,entah benar entah salah terserah anda.
Peluang musiman
1. Pasar bulan puasa.Lalu bagaimana dengan peluang yang musiman seperti usaha pada pasar malam bisa juga seperti jualan pada bulan puasa,bisa juga pada musim panen,pada kota kota besar awal bulan puasa merupakan ladang untuk pedagang kaki lima untuk meraup untung,entah yang jualan makanan dan minuman,entah itu yang berjualan perlengkapan sholat sampai pakaian baru untuk meyambut hari raya idul fitri,itu merupakan peluang yang amat di nanti nanti.Untuk peluang ini juga cukup lama waktu nya yaitu hingga 1 bulan penuh.
2. Pasar metikan
Untuk musim panen merupakan tradisi yang telah lama terjadi biasany di kenal dengan istilah "metikan" semacam pasar malam untuk menandai bahwa awal dari panen tebu dan juga merupakan bentuk syukuran kepada sang pencipta bahwa telah tiba masa panen ,tentu setelah prosesi dan ritual religi selesai di laksanakan.Peluang ini juga memakan waktu yang cukup lama biasa nya hingga 1 bulan penuh,hanya saja tempat nya yang tidak berubah yaitu di sekitar pabrik penggilingan tebu. Apakah anda berminat untuk mengambil stand disini.
3. Pasar malam
Kemudian bagaimana dengan pasar malam disitu bukan hanya tempat orang berjualan makanan dan minuman akan tetapi lebih dari itu ada juga semacam hiburan mulai dari komidi putar sirkus dan masih banyak keseruan yang lainya,Itu juga merupakan tempat hiburan buat anak anak juga orang dewasa.Anda mungkin juga tertarik untuk mengambil stand disini,untuk waktu biasa nya cukup lama hingga 1 bulanan,hanya saja tempat nya berpindah pindah.
Untuk skala besar pasar malam seperti ini yaitu jakarta fair.
Dari peluang pasar di atas rata mempunyai jumlah pengunjung cukup banyak,hanya satu yang mempunyai nilai kebutuhan pokok yaitu pasar bulan puasa,di situ banyak yang membutuhkan kebutuhan untuk berbuka puasa,hingga kebutuhan untuk perlengkapan alat sholat hingga kebutuhan pakaian baru untuk merayakan hari raya.
Tinggal anda jeli saja untuk melihat peluang mana yang paling bagus untuk anda masuk di dalam nya,itu semua terdapat bukan di perkotaan melainkan di desa desa mempunayai peluang yang sama.
Jika di desa desa banyak peluang usaha tentu nya banyak sekali yang enggan pergi merantau ke kota besar,maka harus di buat banyak terobosan untuk menarik mereka kembali ke desa.


0 Komentar untuk "Melihat Peluang Usaha"
asal santun